Feeds:
Posts
Comments

Pada bulan April 2009 (meski dah lewat tengah bulan) kami ingin mengucapkan

Selamat Ulang Tahun, Selamat Atas Promosi Jabatan, Selamat Atas Pernikahan,

Selamat Atas Kelahiran Putra-Putri Tercinta, Selamat Atas Pertunangan, Selamat Atas Kelulusan, dll.

Semoga perayaan, kejadian yang membahagiakan ini dapat teman-teman rasakan bersama dengan keluarga tercinta.

Semoga Tuhan selalu melindungi kita semua dan keluarga. Amin

Kompetisi Bahasa China

Sabtu, 18 April 2009

pict0314Jam 08.55 WIB aku kembali menginjakkan kaki di almamater tercinta FSUI (hmm.. sekarang dah berubah nama jadi FIB-UI ya…) Kabarnya ada acara yang diselenggarakan oleh adik-adik IKADICI. Nama acaranya KBC (Kompetisi Bahasa China). Ada beberapa macam lomba yang dipertandingkan di sana antara lain :Lomba pidato, Story Telling, LCT, Karaoke, Drama. Aku datang ke acara ini lantaran ada selentingan bahwa ini adalah KBC terakhir (hiks… sedih juga dengarnya, ya ini akan berakhir seiring dengan akan berakhirnya Program Diploma 3 FIB-UI hiks…hiks.. tambah sedih). Peserta lombanya juga dari beberapa Universitas antara lain : Maranatha, Binus, Bunda Mulia, Paramadina, Darma Persada, AIM, dan tentunya UI sendiri (hmm…tentu aza aku ngejagoin UI dong meskipun aku juga sempat menyelesaikan S1 di Unsada).

Acaranya menarik, panitianya jugapict0287 asyik-asyik (meski sebagian besar wadyabalanya cinewine semua). Mereka pekerja keras semua. Cuma entah kenapa pada saat acara LCT (advance?) kayaknya ada kendala, lady in red (laoshi yang pake baju merah, bersuara ala makjaaan…Beijing standard banget) itu agak tergagap gak bisa lanjutin baca soal ternyata soalnya ada kesalahan yang membingungkan untuk dibaca. Terpaksalah acara terhenti cukup lama, hmm… kayaknya bikin aku malu juga terhadap anak-anak mahasiswa universitas lain dan para dosennya tentunya. Eh… ada WYX (bagaikan lagu Glory Of Love-nya Peter Cetera … Like a knight in shining armor from a long time ago, just in time I save the day take you to my castle far away…) menyelamatkan wajah adik-adik gue (hiks… terharu lagi gue, untung ada WYX). So lancarlah acara… Continue Reading »

KANSAS

Kata ini sangat terkenal di lingkungan FSUI (FIB-UI), karena Kansas yang dimaksud adalah sebuah tempat untuk para mahasiswa makan atau sekedar ngobrol sambil menunggu waktu dimulainya perkuliahan. Kansas adalah kependekan dari Kantin Sastra. Semua yang pernah kuliah di FSUI/FIB-UI pasti tau tempat tersebut, kantin tersebut kini pindah ke belakang dekat lapangan basket (waktu saya kuliah tempat ini masih penuh dengan alang-alang dan pohon karet). Bahkan konon namanya berubah jadi Kancut kependekan dari Kantin Kerucut. Dinamakan begitu lantaran bentuknya memang seperti kerucut alias tipee (rumah orang Indian).
Di tempat tersebut dulunya juga ada kantin tapi biasa kita sebut “Balsem”. Balsem ini bukan sejenis obat gosok tapi kependekan dari Balik Semak. Jadi sebelum Kampus UI Depok semegah sekarang, pada waktu awal-awal kami pindah ke sana sangatlah susah cari makanan mahasiswa alias murah meriah and bisa ngutang…. Kalo makan di Kansas agak mahal untuk ukuran kantong mahasiswa macam saya dan teman-teman yang tidak bersedia disebutkan namanya satu-persatu di sini karena sekarang dah pada jadi boss. So, Balsem-lah yang menjadi sasaran kami, tapi uniknya makanan di sana jauh lebih bervariasi, karena pedagang yang ada di sana terdiri dari kumpulan para pedagang makanan dari mulai warung remang-remang (eh salah ding, maksudnya warung nasi), tukang sate, somay, ketoprak (yang ini gak bawa gamelan karena bukan ketoprak humor), tukang es cendol, es campur, tukang minta-minta juga ada, maksudnya minta dijajanin.
Kini Kansas jauh lebih variatif makanannya, bahkan kayaknya ada hotspot-nya segala. Tapi sayang terkesan kurang bersih, mungkin karena kurang perhatian kali ya? Padahal makanannya lumayan enak sih, bahkan anak-anak Fakultas Teknik sampai bela-belain bikin jembatan Teksas (Teknik-Sastra) agar bisa makan di Kansas sambil cuci mata tentunya.

PHOTO JAMAN BAHEULA

ANGKATAN 85

1. Herlan

2. Amir Fatah (Pakde Gon)

3. Sutarwat

4. Oska

5. Enny (Bacem)

6. Rindang

7. Desi

8. Effy (Batak)

9. Tri Santini Devi

10. Endang

11. Laurentius

12. Nini

13. Santi

14. Suryo Wibowo

15. Riky

16. Inez

17. Upil

18. Ira

19. Niluh

ANGKATAN 88

1. Vicia Dyah Pitaloka

2. Ferry Siahaan

3. Maria Th. Kurniati Sutadi

4. Nathalia Simanjutak

5. Rika

6. Elisabeth Pattirajawane

7. Sri Hastuti

8. Linggom Aritonang

9. Tri Sony Kurniawanto

10. Nefiyanto Marsid

11. Michael Junarko Saman (Bambang)

12. Inge

13. Afita

14. Esther Wulan Tjahjaningtyas

15. Frank Adam Rorimpandey

16. Vicky Wenas

17. Jody Wahyudi

18. Heryana Ibnu Winata

19. Eddy Yusuf Mustika Alam

20. Linda Simanjuntak

21. Yanti

22. Yulianti Andayani

23. Heny Catur Pratiwiningsih

24. Benny Yakobus Hukom

25. Belta D. Budyasari

26. Agnes Yeni Pratiwi

27. Isti A. Amirin

28. Mira

29. Nurul (Inoet)

30. Siti Yulidar (Upik)

31. Agung Kurnia

32. Dwi Putri (Vivien)

33. Yulia Ega

34. Meiske

35. Dwi Afriyanti (Fifi)

36. Ani

37. Anna

38. Hany Cahyanti

39. Ida

40. Rahmayenny

41. Hafiza